Pages

Tuesday, December 5, 2017

BERITA SEMARANG

Diduga Produksi PCC, Rumah Kontrakan di Semarang Timur Digrebek BNN
SEMARANG SOROT NUSWANTORO.Sebuah rumah kontrakan yang beralamat di Jalan Halmahera Nomor 27, Semarang Timur digrebek BNN (Badan Narkotika Nasional), Minggu (3/12) tadi.  Diduga menjadi pabrik untuk memproduksi pil PCC (Paracetamol Caffein Carisoprodol).
Brigjen Irwanto, Direktur Penindakan dan Pengejaran BNN mengatakan bahwa pihaknya juga sudah melakukan pendataan barang bukti.
“Jadi ini barang bukti masih kita hitung semua, kita juga menunggu barang bukti dari Solo dan Tasik,” ungkapnya.
Lanjutanya, penggrebekan ini pun dilakukan serentak di tiga kota yaitu Tasikmalaya, Solo dan Semarang. Dari situ, ikut diamankan dua orang pengendali yang diduga sebagai pembuat pil PCC tersebut.
“Tersangkanya dua, namanya Ronggo dan Joni. Ronggo itu yang mengendalikan tempat di Tasik dan Solo, sedangkan Joni yang di Semarang,” jelasnya.
Selain rumah kontrakan tadi, penggrebekan juga dilakukan di daerah Jalan Gajah Raya dengan dugaan sebagai gudang penyimpanan.
“Untuk data lainnya nanti, pihak kami masih mendata. Dakjar itu tugasnya menindak dan mengumpulkan barang bukti, kemudian dilemparkan ke penyidik, tugas Dakjar hanya sampai situ,” tegas Direktur Dakjar BNN itu.

BPBD Kota Semarang Ingatkan Warga Untuk Waspada Banjir dan Tanah Longsor

SEMARANG SOROT NUSWANTORO.Guyuran hujan berintensitas tinggi yang hampir tiap hari melanda Kota Semarang membuat sejumlah wilayah rentan dengan banjir dan tanah longsor.
Agus Hermunanto, Kepala BPBD (Badan Penaggulangan Bencana Daerah) Kota Semarang mengatakan ada beberapa tempat yang harus diwaspadai terhadap kedua bencana tersebut yakni Tambaklorok, Kaligawe dan Mangkang. Menurutnya, ketinggian banjir juga bervariasi.
“Bisa dari 30 cm sampai 50 cm. Namun, banjir tidak sampai mengakibatkan warga dievakuasi dari rumah-rumah,” ucapnya seperti dilansir dari media nasional setempat, Jumat (1/12).
Pun sampai saat ini ada sekitar 60 KK di Tambaklorok yang memilih mengungsi di tempat lebih aman dan tak jauh dari pemukiman mereka.
“Yang paling berat di Kaligawe, di situ terjadi rob serta hujan terus menerus. Airnya tinggi, tapi jalan masih bisa dilalui. Sekitar 50 sentimeter menggenangi perkampungan Tambaklorok dan jalan raya Kaligawe,” imbuhnya.
Agus bersama jajaranya pun telah mengirimkan berbagai bantuan logistik kepada warga yang terkena dampak bencana. “Tentu dari BPBD sudah ada bantuan logistik berupa selimut, tikar, dan makanan untuk 60 KK,” ujarnya kembali.
Dan lewat pantauan BPBD Kota Semarang bencana longsor juga ikut melanda di beberapa wilayah seperti Candisari, Lempongsari dan Kembangarum namun untungnya tidak menelan korban jiwa. “Hanya talut yang longsor dan materialnya menutup jalan raya,” ungkapnya.
Bersama pihak terkait, Agus pun siap bersiaga penuh menghadapi segala kemungkinan terburuknya terutama saat musim hujan seperti sekarang. Ia pun menghimbau agar warga Kota Semarang selalu waspada dan agar bisa segera melapor jika terjadi suatu bencana.

BERITA LAMONGAN

TERJADI TABRAKAN  TRUCK VS MOTOR BEAT.
LAMONGAN SOROT NUSWANTORO.terjadi kecelakaan pada hari rabu 06/12/17.pukul 06,30wib.kejadian di jalan umum lamongan sugio barat polsek kota kec/kabupaten lamongan',pengendara sepedah motor beat yang bernopol.S 6143 LM.Yng bernama.guntur setiawan seorang pelajar di sekolah MAN.umur 15thn.beralamat dusun.bakalan rt 01/05 ds.bakalanrejo.kec.sugio.kab.lamongan",tertabrak truck tangki air yg di kendarai yang bernama viki hanati 17thn.ds segunung rt01/05,dusun agung kec.jati rejo kab.mojokerto.berdasarkan keterangan semula kendaraan truk tangki air yang bernopol S 9794 QB.yang di kemudikan viki hanati berjalan dengan kecepatan 60km/jm dari arah timur ke barat  keadaan oleng karena sopir keadaan menggantuk dan berlawan dengan pengedara motor beat'_sehingga tabrakan terjadi',karena jarak terlalu dekat dan penggedara tidak bisa menghindari'y,dan korban pengedara motor beat mengalami luka serius dan maka meninggal dunia",dan sopi tangki air hanya mengalami luka di bagian mata kiri dan robek pada jari telunjuk tangan kiri".(@gs).

PERINGATAN MAULUD WARGA BANARAN
LAMONGAN SOROT NUSWANTORO.Peringatan maulud nabi di kelurahan.banaran kec.babat kab.lamongan sangat meriah dan rame pada malam ini pkl.07.00.wib yang di adakan di masjid AT.Taqwa.desa.kalongan.banaran.babat.lamongan",kegiatan sudah berlangsung sejak nenek moyang dahulu dan di teruskan generasi sekarang tiap tahunya".dan di kelurahan.banaran acra maulud di adakan tiap desa.desa dan bergantian di masjid.dan musholla yang ada di kel.banaran.kec.babat.lamongan",dan warga masyarkat antusias mengikuti kegiatan acra rame rame mendatangi masjid untuk mengikuti maulud nabi..dan selama kegiatan berlangsung sampai selesai..dan berharap masyarakat dan ulama acra seperti ini yang tiap tahun di adakan tahunan ini dan di teruskan pada generasi berikuty dan jangan sampai di lupakan para generasi penerus".ujar sebagian masyrakat di desa.kalongan"banaran.kecamatan.babat.kabupaten.lamongan".khususy.(03/12)(@gs)

DANRAMIL CANDI HADIRI MAULID NABI MUHAMMAD SAW 1439 H, DI PONPES NURUL IKHLAS

LAMONGAN SOROT NUSWANTORO.Perayaan maulid atau milad dalam  bahasa Arab berarti hari lahir. Perayaan Maulid Nabi merupakan tradisi yang berkembang di masyarakat Islam jauh setelah Nabi Muhammad SAW wafat. Secara substansi, peringatan ini adalah ekspresi kegembiraan dan penghormatan kepada Nabi Muhammad SAW.
Maulid Nabi atau peringatan hari lahir Nabi Muhammad SAW jatuh pada setiap tanggal 12 Rabiul Awal dalam penanggalan Hijriyah. Peringatan Maulid Nabi merupakan tradisi umat Islam di seluruh  dunia, dari masa kemasa dan dalam setiap generasi ke generasi, seperti yang dilaksanakan di pondok pesantren Nurul Ikhlas  Desa Sepande Kec Candi, Jumat Malam (1/12).
Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Ikhlas KH. Moch. Mukhlas Kurdi dalam isi ceramahnya pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1439 H menyampaikan, sungguh pada diri Rasulullah SAW  dan para Nabi ada keteladanan bagi mereka yang ingin mendapat keridhoan Allah, ampunan dan mereka yang benar benar ingin selamat dan bahagia di akhirat nanti.
Disampaikan pula bahwa Rasulullah SAW mencontohkan kepada kita untuk memanfaatkan waktu sedemikian rupa sehingga bernilai dihadapan Allah dan akan menjadi tabungan terbesar di akhirat kelak.
Amalan Rasulullah yang dicontohkan antara lain sholat malam, selalu sholat berjamaah di Masjid, sholat Dhuha, selalu bersedekah, menjaga wudhu dan selalu berdzikir.
Sementara itu Danramil Candi Kapten Inf Buadi mengharapkan agar melalui kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW kali ini dapat meningkatkan keimanan dan ketaqwaan umat Islam khususnya yang hadir pada malam ini. Dihadapkan pada situaai akhir akhir ini bangsa kita sedang banyak menghadapi cobaan terutama musibah bencana alam angin puting beliung, tanah longsor dan banjir. Mudah mudahan saudara saudara kita yang saat ini sedang menghadapi cobaan tetap diberikan ketabahan dan kekuatan Iman. 
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1439 H tersebut juga dihadiri Forkopimka Kecamatan Candi, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat serta undangan dari wilayah Sidoarjo dan sekitarnya.


Pelantikan PJ baru kades moropelang

LAMONGAN SOROT NUSWANTORO.pada hari kamis 30/11/17.di desa moropelang kec.babat kab.lamongan di laksanakan pelantikan pj baru mengganti pj lama dari bpk.selamet kepada bpk.darmuji pada pukul.10.15 sd 11.00 wib..di balai desa moropelang kec.babat kb.lamongan dalam pelantikan telah hadir bpk.camat soeharto.dan di hadiri 50 orang menyambut pelantikan",bpk camat memberikan sambutan..mengucapkan terima kasih kepada pj.lama yang telah melaksanakan tugas dan tanggung jawab atas pemerintahan desa selama menjabat tidak ada permasalahan yang menonjol",selamat kepada pj baru yang akan melaksanakan tugas sebagai perangkat desa dengan penuh tanggung jawab",.jabatan kepala desa ini akan di jabut dan di sahkan apabila tahun depan sudah di pilih oleh warga desa moropelang khususy"(agus.)

BERITA PURBALINGGA

KAJIAN TENTANG BENDERA MERAH-PUTIH, BENDERA HTI / ISIS DAN BENDERA RASULLULLAH AL-LIWA' DAN AR-RAYAH
Ketahuilah bahwa sang saka merah putih merupakan bendera Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam.

Para ulama dalam sejarahnya berjuang buat mengenalkan si saka merah putih bagaikan bendera Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam kepada bangsa indonesia dengan mengajarkannya berulang semenjak abad ketujuh masehi ataupun abad pertama hijriah. masa ini berbarengan dengan masuknya agama islam ke nusantara.

Para ulama membudayakan bendera merah putih dengan bermacam fasilitas antara lain 3 trik berikut:

#Pertama, mengawali pembicaraan ataupun pengantar buku/novel, sering diucapkan ataupun dituliskan sebutan "sekapur sirih" dan juga "seulas pinang". Bukankah kapur dengan sirih jika tercampur akan melahirkan corak merah? Kemudian, apabila buah pinang diiris ataupun dibelah, akab tampak di dalamnya berwara putih?

#Kedua, budaya menyongsong kelahiran dan juga pemberian nama balita dan tahun baru islam tetap dirayakan dengan menyajikan bubur merah putih?

#Ketiga, pada saat membangun rumah, di lapisan atas dikibarkan si merah putih. tiap hari jum'at, mimbar jum'at di masjid agung ataupun masjid raya dihiasi dengan bendera merah putih.

Pendekatan budaya yang dicoba para ulama telah menjadikan pemerintah kolonial belanda tidak mampu melarang pengibaran bendera merah putih oleh rakyat indonesia. Bukankah bendera perbendaharaan (simpanan) Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bercorak merah putih?

Hadits shohih yang diriwayatkan Imam Muslim dalam Kitab Al-Fitan Jilid X, halaman 340 dari Hamisy Qastalani. Disitu tercatat, Imam Muslim berkata : “Zuhair bin Harb menceritakan kepadaku, demikian juga Ishaq bin Ibrahim, Muhammad bin Mutsanna din Ibnu Bagyar. Ishaq menceritakan pada kami. Orang-orang lain berkata : Mu’aelz bin Hisyam menceritakan pada kami, bapak saya menceritakan kepadaku, dad Oatadah dari Abu Qalabah, dari Abu Asma’ Ar-Rahabiy, Dari Tsauban radhiallahu anhu dia berkata : Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda :

" إن الله زوى لي الأرض فرأيت مشارقها ومغاربها وإن أمتي سيبلغ ملكها ما زوى لي منها وأعطيت الكنزين الأحمر والأبيض وإني سألت ربي لأمتي أن لا يهلكها بسنة عامة وأن لا يسلط عليهم عدوا من سوى أنفسهم فيستبيح بيضتهم وإن ربي قال يا محمد إني إذا قضيت قضاء فإنه لا يرد وإني أعطيتك لأمتك أن لا أهلكهم بسنة عامة وأن لا أسلط عليهم عدواً من سوى أنفسهم يستبيح بيضتهم ولو اجتمع عليهم من بأقطارها أو قال من بين أقطارها حتى يكون بعضهم يهلك بعضاً ويسبي بعضهم بعضاً "

أخرجه مسلم رقم ( 2889 ) 4 / 2215 ، وأبو داود رقم ( 4252 ) 4/97 ، والترمذي رقم ( 2176 ) 4 / 472 ، وأحمد رقم ( 22448 ) 5/278 ، ورقم ( 22505 ) 5/ 284، وابن حبان رقم ( 6714 ) 15 / 109 ، وابن حبان رقم (7238 ) 16/220 ، وابن أبي شيبة رقم ( 31694 ) 6/311 ، والحاكم في المستدرك رقم ( 8390 ) 4/496، والبيهقي في السنن الكبرى رقم ( 18398 ) 9/181، والطبراني في مسند الشهاب رقم ( 1113 ) 2 / 166 ، وأخرجه أحمد أيضاً من حديث شداد بن أوس رقم ( 17156 ) 4 / 123.

"Sesungguhnya Allah menggulung bumi untukku hingga saya dapat lihat timur serta baratnya. Serta sebenarnya kekuasaan ummatku bakal meraih apa yang sudah dinampakkan untukku. Saya di beri dua harta simpanan : #MERAH serta #PUTIH. Serta sebenarnya saya memohon Rabbku untuk ummatku supaya Dia (Allah) tak membinasakan mereka dengan kekeringan menyeluruh, supaya Dia (Allah) tak berikan kuasa musuh untuk kuasai mereka terkecuali diri mereka sendiri hingga menyerang perkumpulan mereka. Serta sesungguhnya Rabbku berfirman, “Hai Muhammad, sebenarnya Aku apabila memastikan takdir tak dapat dirubah, sesungguhnya Aku memberi untuk umatmu supaya mereka tak dibinasakan oleh kekeringan menyeluruh serta Aku akan tidak berikan kuasa musuh untuk menyerang mereka terkecuali diri mereka sendiri lantas mereka menyerang perkumpulan mereka, walaupun musuh mengepung mereka dari semua penjurunya, sampai pada akhirnya beberapa dari mereka (umatmu) membinasakan sebagaian yang lain serta saling menawan keduanya. ” (HR. Muslim no.2889, Abu Daud no.4252, Tirmidzi no.2176, Ahmad no.22448 /22305 /17156, Ibnu Hibban no.6712/7238, Ibnu Syaibah no.31694, Al-Hakim no.8390, Al-Baihaqi no.18398, At-Thabrani no.1113).

Dalam kandungan hadits diatas dijelaskan pula tentang doa permohonan Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam untuk umatnya agar dijauhkan dari kekeringan (kelaparan), agar tidak dikalahkan dan dikuasai musuhnya namun justru umat islam lah yang saling menyerang dan doa ini dikabulkan oleh Allah Ta'ala. Sementara dalam hadits tersebut Allah menjelaskan kepada Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam bahwa umat islam sendiri yang saling bermusuhan, menyerang dan membunuh. Hal ini terlihat nyata dengan munculnya ISIS yang mengklaim pembawa panji-panji  kebenaran dan bendera Ar-Rayyah (bendera warna hitam dengan tulisan warna putih) kemudian mereka membantai umat islam saudaranya sendiri.

Akhir-akhir ini banyak yang bingung, penasaran, dan ingin tahu tentang bendera umat Islam yang disebut Liwa dan Rayah. Bendera-bendera tersebut mencuat ke permukaan dengan ramai setelah saudara muslim kita dari kalangan HTI (Hizbut Tahrir Indonesia) dan ISIS (Islamic State of Iraq and Syiria) mengklaim bahwa mereka menjunjung dan mengibarkan Panji Rasulullah. Lantas, pertanyaan yang muncul adalah benarkah itu bendera umat Islam dari Rasulullah?

Al-liwâ’ dan al-râyah merupakan nama untuk bendera dan panji Rasulullah Shallallahu ’alaihi wa sallam. Secara bahasa, keduanya berkonotasi al-’alam (bendera). Namun secara syar’i, al-liwâ’ (jamak: al-alwiyah) dinamakan pula al-râyah al-’azhîmah (panji agung), dikenal sebagai bendera negara atau simbol kedudukan pemimpin, yang tidak dipegang kecuali oleh pemimpin tertinggi peperangan atau komandan brigade pasukan (Amîr al-Jaisy) yakni pemimpin itu sendiri, atau orang yang menerima mandat dari pemimpin, sebagai simbol kedudukan komandan pasukan. Ia memiliki karakteristik berwarna putih, dengan khath berwarna hitam “lâ ilâha illallâh Muhammad Rasûlullâh”, berjumlah satu.

Sedangkan al-râyah (jamak: al-râyât), ia adalah panji (al-’alam) berwarna hitam, dengan khath berwarna putih “lâ ilâha illallâh Muhammad Rasûlullâh”, dinamakan pula al-’uqâb. al-râyah berukuran lebih kecil daripada al-liwâ’, dan digunakan sebagai panji jihad para pemimpin detasemen pasukan (satuan-satuan pasukan (katâ’ib)), tersebar sesuai dengan jumlah pemimpin detasemen dalam pasukan, sehingga berjumlah lebih dari satu.

Riwayat Hadits tentang bendera Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam diantaranya sbb:

Imam At-Tirmidzi dan Imam Ibn Majah telah mengeluarkan dari Ibn Abbas, ia berkata:

كَانَتْ رَايَةُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سَوْدَاءَ، وَلِوَاؤُهُ أَبْيَضَ

“Rayah Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam berwarna hitam dan Liwa beliau berwarna putih.”

Imam An-Nasai di Sunan al-Kubra, dan at-Tirmidzi telah mengeluarkan dari Jabir:

أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ «دَخَلَ مَكَّةَ وَلِوَاؤُهُ أَبْيَضُ

“Bahwa Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam masuk ke Mekah dan Liwa’ beliau berwarna putih.”

Ibn Abiy Syaibah di Mushannaf-nya mengeluarkan dari ‘Amrah ia berkata:

كَانَ لِوَاءُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَبْيَضَ

“Liwa Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam berwarna putih.”

Saat Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam menjadi panglima militer di Khaibar, beliau bersabda:

لأُعْطِيَنَّ الرَّايَةَ أَوْلَيَأْخُذَنَّ الرَّايَةَ غَدًا رَجُلاً يُحِبُّهُ اللهُ وَرَسُولُهُ أَوْ قَالَ يُحِبُّ الله َوَرَسُولَهُ يَفْتَحُ اللهُ عَلَيْهِ فَإِذَا نَحْنُ بِعَلِيٍّ وَمَا نَرْجُوهُ فَقَالُوا هَذَا عَلِيٌّ فَأَعْطَاهُ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الرَّايَةَ فَفَتَحَ اللهُ عَلَيْهِ

“‘Sungguh besok aku akan menyerahkan ar-râyah atau nanti ar-râyah itu akan diterima oleh seorang yang dicintai oleh Allah dan Rasul-Nya atau seorang yang mencintai Allah dan Rasul-Nya. Allah akan mengalahkan (musuh) dengan dia.’. Tiba-tiba kami melihat Ali, sementara kami semua mengharapkan dia. Mereka berkata, ‘Ini Ali.’. Lalu Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam memberikan ar-rayah itu kepada Ali. Kemudian Allah mengalahkan (musuh) dengan dia.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Dalam Musnad Imam Ahmad dan Tirmidzi, melalui jalur Ibnu Abbas meriwayatkan: “Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam telah menyerahkan kepada Ali sebuah panji berwarna putih, yang ukurannya sehasta kali sehasta. Pada liwa (bendera) dan rayah (panji-panji perang) terdapat tulisan ‘Laa illaaha illa Allah, Muhammad Rasulullah’. Pada liwa yang berwarna dasar putih, tulisan itu berwarna hitam. Sedangkan pada rayah yang berwarna dasar hitam, tulisannya berwarna putih.”.

Dari penjelasan hadits-hadits tentang bendera Al-Liwa' dan Ar-Rayah Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam diatas diperuntukkan sebagai panji kepemimpinan (tanda kekhalifahan Ali bin Abi Thalib ra) dan tanda panji jihad melawan musuh islam, dan bukan dijadikan panji pembunuhan dan pembantaian umat islam seperti yang dilakukan ISIS dan bukan pula sebagai panji demonstrasi seperti saat ini. Wallahu a'lam (Nur)

18 Pemuda Purbalingga akan Belajar Pertanian di Cina
--
PURBALINGGA SOROT NUSWANTORO.Bupati akan mengirimkan pemuda Purbalingga untuk belajar pertanian di Cina. Menurut Bupati, masalah ketahanan pangan yang menjadi kebutuhan pokok akan terjaga apabila pemuda tergerak mengelola pertanian. Hal ini karena pengembangan usaha pertanian secara modern dan inovatif, hanya bisa dilakukan oleh generasi muda. Hal itu disampaikan Bupati dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Dewan Ketahanan yang berlangsung di Setda Purbalingga, Senin (4/12).
Hadir dalam kegiatan itu, beberapa perwakilan anggota Karang Taruna yang beradal dari 18 Kecamatan. ''Kami sengaja menyertakan pemuda dalam kegiatan rakor kali ini, untuk kembali membangkitkan minat pemuda terhadap bidang pertanian,'' kata dia.
''Untuk itu, berkurangnya minat generasi muda untuk menjadi petani harus segera diatasi. Bila tidak, maka bidang pertanian di Indonesia kelak akan semakin tertinggal dibanding negara lain,'' katanya.
Terkait kondisi ini, Bupati menyatakan akan berupaya untuk membangkitkan kembali minat pemuda di Purbalingga untuk kembali menerjuni bidang pertanian. Terutama dalam upaya menjadikan Purbalingga sebagai salah satu lumbung pangan di Indonesia.
''Untuk meningkatkan SDM dalam bidang pertanian, saya berencana untuk mengirimkan 18 pemuda untuk belajar pertanian di Cina. Nanti, dari masing-masing kecamatan akan diambil 1 orang,'' kata dia.
Kepada dinas terkait, Bupati juga telah mempersiapkan dana bagi 18 orang yang akan berangkat ke Cina.

Sambut Bandara Jenderal Soedirman, Investor Bangun Hotel Bintang 3 dan 4 
--
PURBALINGGA SOROT NUSWANTORO.Rencana pembangunan dan pengembangan Pangkalan Udara (Lanud) Jenderal Besar Soedirman Purbalingga menjadi bandar udara komersial bukan hanya disambut baik masyarakat daerah, namun juga investor. Sejumlah investor menyatakan ketertarikannya menanamkan modal di Purbalingga.
Bupati menyebut, seorang investor, yang bernama Imam Supriadi yang bekerja di kantor pajak Jambi tertarik membangun Hotel Bintang 3 di desa Panican kecamatan Kemangkon Purbalingga. Desa tersebut berada dekat dari bandara Jenderal Soedirman.
"Pemkab Purbalingga akan melakukan peletakan batu pertama pembangunan dan pengembangan Lanud Jenderal Besar Soedirman di Wirasaba, yang akan dilakukan pada 18 Desember 2017, bertepatan pada hari jadi kabupaten Purbalingga ke 187," kata Bupati Purbalingga, Senin (4/12).
Selain itu, rencana pembangunan dan pengembangan Pangkalan Udara Jenderal Besar Soedirman ini juga telah menarik minat banyak investor lainnya yang akan membuka investasi di kabupaten Purbalingga.
Selain di desa Panican, investor juga akan berinvestasi di beberapa wilayah di Purbalingga, di antaranya rencana pembangunan Hotel Bintang 4, serta pembangunan lapang golf.
Staf ahli Presiden juga telah membawa Investor yang akan membangun pabrik mesin di Purbalingga. Investor lainnya ada yang akan membangun pengembangan laboratorium beras, hingga membangun pabrik gula di Purbalingga.
"Saat bandara JB Soedirman sudah jadi, jamaah haji Purbalingga tak lagi naik bus tapi bisa menggunakan pesawat terbang dari Bandara JB Soedirman menuju embarkasi Donohudan. Selain itu juga kami akan menjadikan bandara PB Jenderal Soedirman menjadi embarkasi atau lokasi pemberangkatan jamaah haji dari kabupaten-kabupaten di wilayah Jawa Tengah bagian Barat." ujar Bupati.

PESTA TAHU KALIKABONG
--
PURBALINGGA SOROT NUSWANTORO.Makanan tahu ternyata bukanlah makanan yang monoton, nyatanya tahu dapat dikreasikan menjadi berbagai macam kudapan. Sebanyak 20 perwakilan PKK tingkat RT Kelurahan Kalikabong Kecamatan Kalimanah masing-masing berlomba menciptakan satu kreasi menu kudapan berbahan tahu. Hasil kreasi tersebut dipamerkan sekaligus diperlombakan dihadapan masyarakat Purbalingga dalam acara Pesta Tahu yang diselenggarakan oleh Karang Taruna “Medan Remaja” Kelurahan Kalikabong, Minggu (3/12) lalu.
Hasil kreasi tahu yang dibuat diantaranya, Perkedel tahu, tahu welok, nuget tahu, tahu bunder, tahu fantasi, pepes tahu, puding tahu, pizza tahu, tahu ranjau bakar, tahu bunga, tahu mercon, brownies tahu, sate tahu dan sate lilit. Dari sekian kreasi tersebut dipilih 6 tim pemenang diantaranya, Juara I diraih oleh tim PKK RT 5 RW 1 (Brownies Tahu), Juara II RT 3 RW 1 (Pizza Tahu), Juara III RT 1 RW 2 (Nuget Tahu); selain itu untuk Juara Harapan I diraih oleh Tim PKK RT 3 RW 4 (Sate Lilit Tahu), Juara Harapan II RT 5 RW 1 (Puding Tahu) dan Juara Harapan III RT 4 RW 3 (Sate Tahu).
Acara yang digelar di area parkir swalayan Ken Mriki ini menyedot atensi dari masyarakat dan Pemkab Purbalingga. Wakil Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi SE BEcon mengapresiasi akan terselenggaranya acara Pesta Tahu ini. “Saya minta tolong nanti pemenang lomba kudapan tahu ini bisa dipilih menjadi rekanan untuk menyediakan kudapan setiap kegiatan di pemerintahan. Sebab kita juga punya program Bela-Beli yang mewajibkan membeli produk lokal guna mendorong ekonomi masyarakat Purbalingga sendiri,” kata Wabup yang akrab disapa Tiwi ini.
Ia berharap dengan acara ini bisa menggugah gaung spirit pengusaha tahu Kalikabong yang sempat meredup ini. Selain itu juga menyadarkan kepada masyarakat bahwa makanan tahu ini bisa diolah menjadi aneka menu yang tidak membosankan. Pihaknya juga berkomitmen untuk mendorong Industri Kecil Menengah (IKM) Tahu di Kalikabong dengan memberikan fasilitas peralatan pendukung.
“Tahun 2018 dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan sudah menganggarkan fasilitas peralatan untuk home industry Tahu di Kalikabong. Atau juga dari Dinkop UMKM nantinya bisa memberikan pembinaan lebih lanjut pada mereka,” tuturnya.
Sementara itu Lurah Kalikabong Setiawan Priambodo menerangkan acara Pesta Tahu ini juga salah satu perwujudan tindak lanjut pengembangan ekonomi Industri Tahu. “Kami bekerjasama dengan pemuda Karang Taruna, tiap hari Minggu pagi mereka membantu menjualkan produk olahan tahu di GOR dan untuk hari biasa juga menjual di outlet. Ini membuktikan bahwa antusias sudah nampak,” katanya.
Ia merinci di Kalikabong ada 5 kelompok IKM produksi tahu. Masing-masing kelompok ada 10 orang. Salah satunya ada yang menjual Tahu Kosong dan diborong pengusaha Sokaraja untuk dikemas ulang dan dijual menjadi seolah-olah produk khas Sokaraja.
Salah satu ketua kelompok IKM produksi Tahu, Samsul mengakui adanya kelesuan produksi pada periode belakangan. Beberapa faktor diantaranya kurangnya inovasi dan alih profesi. “Saya lihat di Pasar Segamas, penjual tahu masih didominasi dari luar Kalikabong dan luar Purbalingga. Namun belakangan dengan adanya inovasi seperti tahu bulat, tahu bom lumayan bisa meningkatkan penjualan,” terangnya.
Selain serangkaian lomba kudapan tahu, acara ini juga menyelenggarakan adanya Bazar Tahu, dan Pesta Tahu gratis yang telah diolah seperti Bubur Ayam Tahu, Piza Tahu dan Pecel Tahu. Selain itu juga diselenggarakan lomba mewarnai gambar bertemakan tahu yang diikuti 150 anak TK yang ada di Kalikabong. Mereka yang memenangkan lomba mewarnai ini diantaranya Juara I diraih Zahra Ayundya A, Juara II Fazlia Queenaska dan Juara III Azel Z, Juara Harapan I Fatihah Zakira I, Juara Harapan II Zaky dan Juara Harapan III Naora MJ. 

BERITA TEGAL

BENCANA DEMOKRASI
TEGAL SOROT NUSWANTORO.(Ribuan Hak Suara Di 23 Desa Jadi Kelinci Percobaan)
1. Kelalaian DISPERMADES adalah, TIDAK MENERBITKAN CONTOH SURAT SUARA sebagai Bahan bagi panitia melaksanakan Sosialisasi
2. Sehingga, PANITIA TIDAK MELAKSANAKAN TAHAPAN SOSIALISASI Tata Cara Mencoblos - Sosialisasi Bentuk Surat Suara - Sosialisasi Model Lipatan Surat Suara.
3. Dampak krambol nya adalah, Calon Kades dan Tim Pemenangan juga tidak bisa melakukan Sosialisasi hal yang sama kepada Konstituen.
4. Tidak adanya sosialisasi menjadikan PILKADES SERENTAK di Kabupaten Tegal gagal/itu dibuktikan dengan banyaknya Jumlah Coblosan yang dianggap Rusak oleh Panitia sangat tinggi dan diluar ambang batas normal human error.

5. Panitia tidak melaksanakan amanat pasal Perbub tentang sah dan tidak nya suara: "Jika terjadi coblosan yang meragukan, menjadi kewenangan Ketua Panitia untuk membuat keputusan setelah meminta pertimbangan Saksi - Saksi dan Anggota Panitia.

Dispermades, oleh karena tidak sesuai kelaziman dalam membuat dan mencetak surat suara, sehingga menjadikan lipatan surat suara keliru dan menjebak pemilih yang tidak pernah mengetahui model dan format Surat Suara serta Model Lipatan Surat Suara PILKADES.

Surat suara semestinya menggunakan Jenis Kertas 08/lebih tebal dan halus tidak memiliki daya lekat ketika dilipat, sehingga lipatan nya menjadi mudah di buka dengan jari kering. Bukan hanya dengan kertas model A4, yang biasa di gunakan utk photo copy dan pengetikan surat menyurat biasa.

Kerusakan Coblosan Suara, dalam PILKADA hanya berjumlah 2.011 suara/dari 80.000'an Hak pilih PILKADA yang menggunakan Hak Pilihnya.
Sementara itu, didalam PILKADES Serentak Tahap Pertama di Kabupaten Tegal tanggal 29 Oktober 2017, banyak desa - desa yang Jumlah Suara yang dinyatakan rusak oleh panitia/dua kali lipat melebihi perolehan suara calon yang dinyatakan unggul oleh Panitia Pilkades. INI BENCANA DEMOKRASI


Hitung Ulang Surat Suara yang dinyatakan oleh Bupati Tegal nantinya, merupakan jalan terbaik bagi Pemerintah Kabuparen Tegal, sehingga Pemerintah Kabupaten Tegal dengan demikian mampu menunjukan kesiapannya dalam Penyelenggaraan PilKADES serentak ini.

DEMOKRASI DI BAWAH TEKANAN WACANA KONDUSIFITAS.
TEGAL SOROT NUSWANTORO.Wacana rekomendasi aparat keamanan (jika dihitung ulang keadaan akan tidak kondusif) sangat menarik untuk di cermati. LANTAS, jika tidak di hitung ulang, apakah ada jaminan situasi kondusif....?
(Bukankah potensi kondusif/tidak kondusif itu terdapat di dalam dua pilihan Hitung Ulang/Tidak Hitung Ulang)

BUKANKAH, ketika ada wacana menimbang kondusifitas, menjadi alat berlindung pelaksana PILKADES yang telah membuat kekeliruan prosedur PILKADES,..?

LALU, dimana esensi penyelenggaraan Demokrasi/adalah didalam produk hukum, bukan di dalam produk tekanan atas nama kondusifitas.

APAKAH, ribuan Hak Pilih yang menjadi KORBAN KEBODOHAN Pelaksana System Demokrasi akan dikorbankan lagi atas nama pertimbangan Situasi dan Kondusifitas...?

Atas kegaduhan ini, DISPERMADES dan PANITIA PENGAWAS serta PANITIA PELAKSANA akan MENGORBANKAN PANITIA PENGARAH dalam hal ini adalah BUPATI TEGAL.

PENYEBAB MASALAH: ...
1. DISPERMADES Tidak menerbitkan Contoh Surat Suara, sebagai Bahan Panitia PILKADES melaksanakan Tahapan Sosialisasi "Sosialisasi bentuk Surat Suara - Cara membuka lipatan surat suara - Cara mencoblos - Dan cara melipat nya kembali".

2. DISPERMADES Keliru dalam membuat dan mencetak Format Surat Suara, sehingga mengakibatkan Kesalahan dalam membuat Tata Cara melipat surat suara. (Surat suara dilipat mengarah keluar/bukan kedalam, sehingga menjebak pemilih, karena pertama di buka langsung terlihat Gambar Calon, sementara dibawah Gambar Calon masih terdapat lipatan Surat Suara) inilah penyebab timbulnya coblosan tuggal menjadi ganda simetris, yang kemudian oleh panitia pilkades dinyatakan sebagai suara rusak.

3. PANITIA TIDAK MELAKSANAKAN TAHAPAN SOSIALISASI PENCOBLOSAN: ..
Ini disebabkan DISPERMADES Tidak Menerbitkan Contoh Surat Suara, dan Surat Suara tiba ke Panitia PILKADES dari DISPERMADES pada H-2 PILKADES/Masuk Hari Tenang.

(Jika ada argumentasi bahwa Panitia Sudah melaksanakan Sosialisasi, ini sangat tidak relefan/karena tidak ada Bahan untuk Sosialisasi Pencoblosan)  dan jika (Calon dan Timnya dianggap Lalai tidak memberikan Sosialisasi kepada pendukungnya, ini lebih tidak relefan lagi, karena jangankan Calon Kades dan TIM PEMENANGAN Nya, Panitia PILKADES saja TIDAK MEMILIK CONTOH SURAT SUARA, Itu semua terjadi karena DISPERMADES TIDAK MENERBITKAN CONTOH SURAT SUARA).

Catatan: ....
Terbitnya SURAT KEPUTUSAN BUPATI selaku KETUA PANITIA PENGARAH Untuk PENGHITUNGAN ULANG SURAT SUARA YANG DIANGGAP TIDAK SAH/RUSAK adalah Skema Normatif dan Konstitusional untuk mengembalikan Rel Demokrasi pada titik kordinat Konstitusi berdasarkan peraturan dan sistem pelaksanaan Demokrasi PILKADES Serentak Kabupaten Tegal Tahap Petama Tahun 2017.

(Esensi Jawaban dari kondisi demikian itu ada pada "Political Will" Kemauan Politik Yang Baik dari hakim tunggal dari Penyelenggaraan Demokrasi PILKADES dalam hal ini adalah BUPATI).




BERITA TANGERANG

KERJA SAMBIL KULIAH DI POLITEKHNIK TUNAS PEMUDA
Ksmptn kpd tmn2 untk dpt krj sambil kuliah dgn byy terjangkau hnya dgn Rp.250rb jdi mhswa resmi di kampus terbaik kami.
fasilitas :
1.gdung milik
2.lab kmputr
3.ruang AC
4.aula
5.halaman luas
Anda bsa menikmati kuliah langsung/online.info lbh lkp hubungi kami 081324665486/085725885180 .infokan tmn2 ya sobat.salam sukses



SIARAN PERS
KPK dan Pemerintah Terus Benahi Izin Usaha Pertambangan
Rabu, 6 Desember 2017. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Direktorat Jenderal Mineral dan Batu Bara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), dan Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum Kementerian Hukum dan HAM menggelar rapat koordinasi penataan Izin Usaha Pertambangan (IUP). Rapat koordinasi ini digelar dalam rangka tindak lanjut penyelesaian penataan IUP, bertempat di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (6/12). 

Rapat yang digelar secara terbuka ini, dihadiri oleh Direktur Jenderal Penegakan Hukum Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Rasio Ridho Sani, Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Bambang Gatot Ariyono, Deputi Pencegahan KPK Pahala Nainggolan, Direktur Jenderal Administrasi Hukum Umum Kementerian Hukum dan HAM Fredi Haris, Direktur Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan Heru Pambudi, Komisioner Ombudsman Alamsyah Saragih, lembaga swadaya masyarakat, dan perwakilan masyarakat sipil.

Dirjen AHU Kemenkumham, Fredi Haris, mengatakan kacaunya IUP mencederai hak-hak negara. Ia mengatakan sudah lama sadar ada hak negara di balik penunggakan IUP. 

“Kami siap memblokir,” kata Fredi dalam rapat koordinasi di Gedung Merah Putih KPK, Rabu, 6 Desember 2017. 

Deputi Pencegahan KPK, Pahala Nainggolan mengatakan, kekisruhan IUP ini juga disebabkan oleh data yang tak terintegrasi satu sama lain. Mulai dari berbagi data pertambangan, perusahaan, dan beneficial ownershipnya. 

“Selanjutnya kami akan bakukan data satu peta informasi, kami keroyok untuk membenahi ini,” kata Pahala. 

Usai rapat koordinasi, Pahala menyebutkan ada lima kesimpulan yang akan ditindaklanjuti.  Pertama, penataan IUP akan diselesaikan berbasis propinsi. Rekomendasi IUP yang sudah terlambat akan diselesaikan oleh tim bersama. Berdasarkan catatan yang ada, rekomendasi IUP yang sudah terlambat sebanyak 130 di Kalimantan Tengah, 8 di Aceh, dan 17 di Jawa Barat.

Kedua, untuk Surat Keputusan yang sudah habis dan non-CnC, per 31 Desember mendatang secara serentak akan dihentikan pelayanan ekspor impornya oleh Direktorat Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan. 

Selanjutnya, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai akan berkoordinasi dengan Direktorat Jenderal Pajak. Bagi entitas yang bermasalah atau ada kewajiban, kedua direktorat ini akan saling berbagi informasi.

Kemudian, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan akan turun ke propinsi untuk menyelesaikan IUP yang non CnC, tumpang tindih, atau sengketa.

Kesimpulan terakhir adalah akan ada klarifikasi untuk tagihan Pendapatan Negara Bukan Pajak. Menurut catatan, ada Rp 4,3 triliun yang masih belum dibayar. 

Klarifikasi tunggakan ini akan diselesaikan bersama. Bagi perusahaan yang sudah tidak beroperasi tidak mengugurkan kewajibannya. Untuk perusahaan yang berganti nama guna menghindari kewajiban, akan dilacak siapa beneficial ownershipnya. 

Untuk informasi lebih lanjut, silakan menghubungi:
Febri Diansyah
Juru Bicara
Komisi Pemberantasan Korupsi
Jl. Kuningan Persada Kav.4
Jakarta Selatan
(021) 2557-8300 | 0813 1485 9183

www.kpk.go.id | Twitter: @KPK_RI
PILKADA SERENTAK
TANGERANG SOROT NUSWANTORO.Dalam waktu dekat ini Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018 akan segera digelar, termasuk Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Tangerang dan Pemilihan Bupati (Pilbup) Kabupaten Tangerang.
Dalam Pilkada 2018 pada dua wilayah itu tampaknya akan berlangsung sengit, karena dari incumbent disinyalir akan menang dengan mudah pada demokrasi lima tahunan ini.
Seperti yang dikatakan oleh Pengamat Politik dari Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah (UIN) Ciputat Tangerang Selatan Zaki Mubarok. Dia menyebut bahwa petahana Arief R Wismansyah dan Ahmed Zaki Iskandar berpeluang besar menjadi Wali Kota Tangerang serta Bupati Tangerang periode 2018 - 2023. Pasalnya mereka hadir dari kalangan konglomerat.
"Mereka ini para incumbent merupakan calon dari kalangan konglomerat yang sulit dikalahkan pada Pilkada 2018," ujar Zaki Mubarok, Selasa (5/12/2017).
BACA JUGA :
Menurut Zaki, kedua orang itu sangat memiliki modal yang signifikan. Baik dari segi material mau pun penggalangan massa. Dia menuturkan, banyak parpol sedang berlomba - lomba dalam mengusung calon petahana ini. Sehingga kedua kandidat itu sangat mudah mendapatkan rekomendasi dari para elite politik.
"Parpol juga tidak mau kalah dalam pertarungan Pillkada, sebab mengusung mereka sangat potensial untuk menang. Bahkan parpol - parpol itu sendiri yang mendekati kedua orang itu. Ya pastinya ada deal - deal politik di dalamnya," tutur Zaki.
Situasi ini membuat sistem demokrasi menjadi tak sehat. Bahkan dirinya menyatakan demokrasi di Tangerang berada dalam masa kegaduhan.
"Jadinya masyarakat tidak punya pilihan calon alternatif. Dan rawan calon tunggal pada Pilkada 2018 di Kota Tangerang dan Kabupaten Tangerang. Kalau seperti ini demokrasi tidak berjalan baik," ungkap Zaki.
Dia juga menambahkan, sejumlah kandidat lainnya malu - malu dalam mengikuti proses demokrasi. Mereka tak berani menentukan sikap dan menyatakan untuk maju bersaing dengan incumbent. "Contohnya saja Pak Sachrudin yang saat ini menjadi wakil Pak Arief. Beliau masih ragu untuk maju. Beberapa kandidat lainnya juga masih malu - malu," imbuh Zaki.
Zaki menilai tokoh lokal tak begitu menjual. Sistem kaderisasi partai pun tidak berjalan dengan sesuai. Terlebih tidak adanya calon dari independen yang mendaftar diri sebagai calon pemimpin.
"Ya kalau mau melawan incumbent mesti dari tokoh nasional. Seperti misalnya Rieke Diah Pitaloka dari PDIP yang bisa melawan Pak Arief. Karena sosok Rieke sudah terkenal dan mempunyai kapasitas yang mempuni," papar Zaki.

BERITA TULUNGAGUNG

SETITIK ASA UNTUK ANGGI 
Tulungagung Sorot Nuswantoro. Anggi Anggraini bocah kecil yang berusia 8 tahun terlahir dalam keadaan normal dari pasangan Lamuji dan Tupin yang tergolong keluarga kurang berada di dusun sendang dukuh Mbasri Desa Sendang Kecamatan Sendang Kabupaten Tulungagung.


Sejak kecil Anggi mengalami gizi buruk, bahkan Anggi dalam pertumbuhannya mengalami beberapa gangguan dan baru bisa berjalan saat berusia 5 tahun kurang 3 bulan.
Tahun 2015 Anggi kehilangan kasih sayang seorang ibu yang melahirkanya dan hiduplah sebagai piatu bersama sang ayah seorang pekerja srabutan yang sangat tlaten merawat Anggi.
Semenjak dua bulan yang lalu, Anggi terkena penyakit yang mengakibatkan ujung kaki sampai perutnya membesar seperti orang hamil 9 bulan.
Kini tubuh mungil Anggi hanya tergeletak di lantai beralaskan kasur tipis seadanya dan tak dapat menikmati masa kanak-kanak bersama teman sebayanya karena sakit yang dideritanya.
Pagi ini, Kamis 16 Nopember 2017 Anggi mendapat kunjungan dari pak Camat beserta Ibu dan juga dinkes kec Sendang yang di dampingi oleh tim sorot dan LIN untuk mendapatkan uluran bantuan dan belas kasihan dan juga kunjungan beberapa masyarakat yang simpati pada kondisi Anggi karena menerima kabar dari wartawan Sorot Nuswantoro
Karena kurangnya sosialisasi dan keterbatasan pak Lamuji KIS (kartu Indonesia sehat) belum bisa menggunakan Karena hilang .Dengan bantuan warga yang simpatik ahirnya KIS di bantu dalam pengurusnya untuk Anggi.
Dirumah Lamuji yang bercat warna hijau di samping SDN Sendang , kurang lebih 25 meter inilah, Anggi tinggal bersama dua kakak perempuannya klas 2 smp dan klas 4 SD dan sang Ayah dengan fasilitas seadanya dan mengharap uluran bantuan saudara.bagi tmn2 yang mau bantu bsa hubungi saya +62812-3406-7668 akan sy antar ke rumahnya.(Heri)

PAPAN INFORMASI